6 Cara Mengetahui Perbedaan Kucing Hamil Dan Gendut

Kucing yang mengalami kehamilan maka secara umum akan mengalami perubahan pada tubuhnya, salah satunya adalah perut yang membesar. Namun perut yang membesar tidak saja dialami saat hamil. Yang gemuk pun akan mengalami.

Untuk itu, myhewan bakalan kasih tips untuk mengetahui perbedaan kucing hamil dan gendut yang akurat.

Tanpa basa basi, mari kita bahas perbedaannya :

1. Ingat Ingat Kapan Kucing terakhir Kawin

Apabila Anda memang awalnya dengan sengaja mengawinkan kucing, maka setelah beberapa hari proses tersebut perut kucing mengalami penambahan ukuran, tentu itu kehamilan.

Atau jika Anda mengingat beberapa hari belakangan, kucing Anda sering dikejar kejar pejantan. Lalu setelah beberapa hari perutnya membesar, tentu itu tanda kehamilan pada peliharaanmu.

Kemudian sebaliknya, jika Anda mengingat beberapa hari kebelakang Anda tidak mengawinkan kucing, serta tidak merasa kucing Anda dikejar kejar pejantan. Dan secara bertahap kucing Anda terlihat jadi lebih besar, kemungkinan itu gejala kegemukan.

2. Periksa Kondisi Puting

Kucing yang sedang hamil akan memiliki puting yang bewarna lebih merah muda dari kucing lain. Selain itu ukurannya akan terus membesar seiring bertambahnya usia kehamilan.

Untuk lebih jelasnya, bisa baca ciri ciri kucing hamil terlengkap.

Jadi kalau kucing kalian cuma perutnya yang besar tanpa diimbangi perubahan puting. Maka kemungkinan hanya mengalami kegemukan saja.

3. Cek Perubahan Berat Badan

Sebagai pemelihara kucing, menjadi berat kucing menjadi ideal memang sangatlah penting. Selain untuk kesehatan juga untuk antipasi kejadian seperti ini.

Yang jelas, jika perubahan berat badan terjadi secara tiba tiba dan cepat serta disertai buncitnya perut, maka kemungkinan ini tanda kehamilan.

Sebaliknya jika perubahanya bertahap dan perut tak kunjung membesarnya cukup lama, maka itu tanda kucing Anda mengalami akan mengalami kegemukan. Apalagi jika memang Anda telah memberi makanan penggemuk kucing, sudah pasti itu tanda bakal gemuk

4. Cek Perubahan Bentuk Badan

Indukan yang mengalami proses kehamilan maka biasanya yang mengalami perubahan hanya pada ukuran perut dan payudaranya. Sedangkan untuk bagian kaki, leher dan sebagainya biasa saja.

Ini jelas berbeda dengan kucing gendut. Yang mana hampir semua bagian badan mengalami penambahan lemak, sehingga menyebabkan bertambah besar ukuranya serta bobotnya.

Kucing yang obesitas, bagian tengkuk leher, kaki, ekor dan sebagainya akan mengalami penambahan lemak dan ukuran. Sehingga akan memperlihatkan perbedaan kucing hamil dan gendut secara jelas.

5. Lihat Porsi Makanannya

Induk kucing yang hami akan mengalami perubahan porsi makanan secara signifikasan. Pada minggu awal kehamilan, mungkin porsinya akan tiba tiba meningkat. Sedangkan pada minggu ketiga dan keempat biasanya akan mengalami penurunan nafsu makan akibat mengalami proses mual/ngidam.

Setelah melewati masa minggu keempat, porsi makan induk akan terus meningkat seiring bertambahnya ukuran perutnya. Untuk pengaman biar kucing tidak keguguran, bisa lihat daftar makanan yang pas untuk kucing hamil.

Lalu pada kucing obesitas, penambahan nafsu makannya akan terus meningkat secara bertahap dan tidak turun turun. Kecuali makanannya ganti, atau mereka mengalami sakit. Karena salah satu penyebab kucing tidak mau makan memang karena sakit.

6. Perubahan Perilaku Menjadi Keibuan

Perbedaan kucing hamil dan gendut yang terakhir terletak pada perubahan perilakunya, yang mana jika tengah mengandung, maka indukan akan lebih memiliki rasa kasih sayang.

Mereka akan bertingkah lebih manja dan kalem, serta tidak terlalu senang bergerak. Melainkan mereka akan lebih sering mencari tempat sepi dan tenang untuk menunjang pertumbuhan janin kucing.

Baca juga Tanda Kucing Keguguran Saat Hamil

Ini tentu berbeda dengan mpus yang gendut. Tingkah lakuknya akan sama seperti biasanya, paling jika ada perubahan adalah hanya lebih sering minta makan dan sifat malasnya bertambah.

Demikianlah artikelnya, semoga bermanfaat.

Referensi pets.thenest.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!