5 Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Biar Tahan Lama

cara menyimpan makanan kucing basah

Makanan kucing terdiri dari dua jenis ada yang kering dan juga basah, namun biasanya kucing lebih menyukai makanan basah karena aromanya menyengat serta mudah untuk dicerna. Beberapa poin penting yang perlu kamu perhatikan yaitu terkait cara menyimpan makanan basah kucing.

Beberapa Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing

Makanan basah tidak dapat tahan lama ketika berada pada suhu ruangan. Biasanya sekitar kurang lebih 4 jam berada pada suhu ruangan menjadi sudah tidak segar dan memicu tumbuhnya bakteri. Untuk itu berikut cara menyimpan makanan basah kucing:

1. Tutup Kaleng Setelah Dibuka

Setelah membuka kaleng makanan kucing segeralah tutup kaleng, kalau tidak ada tutupnya bisa jadi menggunakan alternatif plastik dan ikat dengan karet. Namun untuk sekarang ini sudah banyak kaleng makanan kucing yang telah ada tutup plastiknya, sehingga lebih memudahkan konsumen.

Baca Juga

Daftar Makanan Kucing Halal Bebas Babi

Review Makanan Kucing Kit Cat Wet Food

Review Makanan Kucing Snappy Tom Wet Food

2. Simpan dalam Lemari Es Bersuhu 4-7 Derajat Celcius

Makanan kucing basah sebaiknya disimpan dalam suhu rendah agar dapat bertahan lama. Suhu terbaik untuk menyimpanan adalah antara 4-7 ℃. Karena kalau lebih dari itu, maka makanannya bisa berubah rasa serta textur. Parahnya kucing jadi tidak mau makan.

Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan adalah yang pertama jangan letakan wet food pada bagian freezer, karena dapat mengubah rasa makanan. Namun sebaiknya taruh di bagian chiller atas.

3. Biasakan Jangan Terlalu Lama di Kulkas

Makanan basah kucing memang lebih baik kamu simpan di kulkas, namun jangan kelamaan karena dapat menimbulkan perubahan rasa. Sebaiknya makanan basah kucing dapat habis setelah 3-5 hari saja lebih dari itu sangat tidak disarankan.

Alasanya karena jika lebih dari 5 hari, biasanya aromanya sudah tidak terlalu menyengat. Serta rasanya sudah berubah akibat sudah bercampur udara.

4. Tandai Periode

Untuk berjaga-jaga agar tidak mudah lupa terkait mulai kapan makanan basah diberikan kepada kucing, sebaiknya beri penanda tanggal pada kaleng. Hal ini dilakukan untuk mengingat apakah makanan kucing masih layak konsumsi atau tidak.

5. Gunakan Sendok

Ketika mengambil makanan dari kaleng sebaiknya menggunakan sendok bersih agar makanan tidak terkontaminasi dengan bakteri dari luar. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga kesegaran makanan basah dan juga berpengaruh terhadap asupan nutrisi pada kucing

Tips Tambahan

Berikut beberapa tips tambahan terkait penyimpanan makanan kucing basah :

  1. Jika makanan yang sudah tertuang dalam wadah makan tapi tidak habis, maka waktu paling lama adalah 30 – 40 menit. Jika lebih dari sejam ada dalam wadah makan, sebaiknya buang saja.
  2. Untuk makanan baru yang belum kamu buka, sebaiknya simpan pada suhu kamar saja. tidak perlu kamu letakan dalam kulkas. Antara 20 – 33 derajat juga cukup.
  3. Tempat makan dan minum kucing selalu bersihkan tiap hari.
  4. Cek tanggal kadaluarsa makanan kucing setiap kamu membelinya.
  5. Pisahkan makanan yang pernah kamu buka dengan makanan yang baru kamu beli.
  6. Biasakan cek kemasan atau wadah apakah ada kerusakan atau tidak ketika membeli.
  7. Ganti air minum dan bersihkan tempat minum setiap hari.
  8. Jika memungkinkan bikin tempat air minum model bergerak, kayak air mancur, biar mendiring kucing untuk meminumnya.

Demikian cara menyimpan makanan basah kucing, semoga bermanfaat dan menjadi sumber wawasan. Meskipun makanan basah tidak sepopuler makanan kering, namun makanan basah lebih menyehatkan untuk dikonsumsi kucing sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!