Waspadai Bahaya Bulu Kucing Bagi Manusia

Kucing yang bertingkah menggemaskan dan punya seribu tingkah lucu sering digosipkan berbahaya untuk manusia. Padahal kucing jarang sekali mengganggu atau bahkan menyerang manusia.

bahaya bulu kucing bagi manusia
Bulu Kucing

Lalu jika demikian, apa yang membayakan? menyerang juga enggak ? Ok myhewan jelaskan disini. Memang benar kucing tidak menyerang manusia jika memang tidak diganggu. Namun sebenarnya bahaya kucing bagi manusia timbul bukan dari tingkahnya, melainkan bulunya. Percaya gak percaya bahaya bulu kucing bagi manusia memang ada. Berikut penjelasanya.

5 Bahaya Bulu Kucing Bagi Manusia

Meski kucing terlihat lucu nan menggemaskan, memang tidak bisa dipungkiri bisa membawa penyakit yang nantinya dapat membahayakan manusia.

Biasanya penularan penyakit kucing ke manusia melalui media sentuhan, seperti setelah menyentuh bulu, mulut kucing dan sebagainya.

Baca juga Benarkah penyakit kucing jamuran menular ke manusia ?

Berikut beberapa bahaya bulu kucing :

1. Alergi

bersin alergi kucing
Bersin akibat alergi

Saat seorang manusia bersentuhan atau hanya dekat saja dengan kucing lalu merasakan gejala aneh seperti bersin, sesak napas, atau yang lainya. Maka itu namanya dia sedang menderita alergi kucing.

Dan sangat tidak sarankan untuk memelihara kucing. Karena dapat membahayakanya. Segera temui dokter bila Anda memang menderita alergi kucing. Dan jika ternayata Anda memeliharanya, sebaiknya segera pindahkan ke pemilik baru.

2. Menyebabkan Asma

Penyebab terjadinya asma karena kucing adalah akibat reaksi alergi terhadap kucing. Biasanya orang yang alergi kucing ketika dekat dengan kucing maka akan bersin-bersin hingga sesak nafas apalagi kalau sampai ada bulu kucing didekat hidung, sudah pasti gejalanya tambah parah.

Nah, jika dibairkan tanpa ada penanganan dan pencegahan maka alergi tersebut bisa berubah menjadi penyakit asma.

Gejala penyakit ini bisa dideteksi sejak dini, yaitu ketika Anda mendekati kucing lalu menjadi bersin atau sesak nafas. Itu sudah pasti Anda harus menjauhi kucing, karena kemungkinan kamu alergi.

Sebelum menjadi parah sebaiknya konsultasikan ke dokter agar bisa ditangani dengan cepat sembari sebisa mungkin menghindari kucing.

3. Kurap

Bahaya bulu kucing bagi manusia bisa bikin kurap. Dimana ketika kucingmu memiliki jamur atau semacamnya, lalu kamu membelai bulunya dan tanpa mencuci tangan dengan seenaknya kamu elus kulit kamu. Maka kemungkinan bisa terjadi penularan jamur dari kucing ke kulit Anda.

Gatal by health.grid.id

Untuk itu rajinlah membersihkan kucing dengan cara memandikanya secara rutin dan jangan lupa gunakan sampo khusus kucing.

Agar bulu dan kulit kucing terhindar dari berbagai macam virus, bakteri dan jamur.

4. Penyakit Cakar Kuning

Meski umumnya penyakit cakar kuning ditularkan melalu gigitan dan cakaran kucing. Namun tak jarang bakteri Bartonella henselae bisa berpindah dari kucing ke manusia melalui belaian bulu kucing.

Terutama jika sehabis membelai bulu kucing, terus Anda tidak cuci tangan lalu malah menyeka mata. Maka kemungkinan besar kamu akan tertular bakteri Bartonella henselae.

Umumnya bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah akan mengalami gejala seperti mual, muntah, demam, menggigil, lelah, peradangan, dan rasa nyeri. Namun bagi pemilik kekebalan tubuh tinggi, mungkin tidak akan menyebabkan sesuatu yang serius.

Jika Anda mengalami demikian, segera cek ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan pengobatan yang tepat.

5. Toksoplasmosis

Penyakit toksoplasmosis disebabkan oleh parasit yang bernama Toxoplasma gondii. Umunya parasit ini akan berpindah dari kucing terinfeksi melaui kotoran.

Namun tidak menutup kemungkinan, saat kucing menjilati tubuhnya untuk mandi. Sang parasit akan tertinggal disitu dan saat ada manusia yang membelainya lalu tak sengaja tersentuh cairan manusia seperti air liur atau mata, maka kemungkinan parasit akan berpindah ke manusia.

Penyakit ini sangat berbahaya bagi ibu hamil, karena dapat menimbulkan keguguran dan kecatatan pada janin, jika ibunya menderita penyakit ini secara parah. Baca juga ciri-ciri kucing keguguran.

Cara Mencegah Penyakit Pada Kucing

Agar badan dan bulu kucing tetap sehat tak menularkan penyakit, sebaikanya lakukan cara di bawah ini :

1. Kasih Makanan Yang Sehat

Makanan yang sehat, akan mendorong proses pencernaan dan antibodi kucing menjadi kuat, sehingga tidak gampang terkena penyakit.

Bila diperlukan berilah vitamin seminggu sekali ke kucing untuk membantu menambah kekebalan tubuh kucing.

Baca Juga manfaat madu untuk kucing.

2. Vaksin Kucing

Vaksin akan membantu antibodi tubuh dalam melawan berbagai gangguan dari bakteri, parasit, hingga virus. Oleh sebab itu penting untuk diberikan agar kucing Anda tetap sehat

Anda dapat pergi ke dokter hewan agar mendapatkan vaksin yang sesuai beserta medapat penjelasan dan penyuluhan tentang berbagai penyakit kucing yang perlu diwaspadai.

3. Mandikan Kucing Secara Berkala

Dengan membersihkan badan kucing secara rutin dapat menghilankan jamur yang menempel dan bersarang pada kulit dan bulu kucing.

Baca juga cara memandikan kucing yang benar.

Selalu gunakan sampo khusus kucing agar bulu kucing tetap sehat dan indah berkilau.

4. Latih Dan Sediakan Tempat Pup Khusus Kucing

Anda perlu melatih kucing Anda untuk bisa pup ditempat yang sudah anda sediakan. Tujuanya agar tempat tinggal Anda selalu bersih dan bisa mengurangi kemungkinan adanya virus akibat kucing.

Bagi yang tinggal dikampung dan masih memiliki banyak tanah disekitarnya, mungkin tak perlu melatih kucing untuk pup di tempat khusus. Karena nanti secara naluri dia akan pup di tanah lalu menguburnya.

Demikian artkelnya, semoga bermanfaat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!